PT RIM, Tenaga Kerja Lokal Meningkat dengan Adanya Penambahan Puluhan Alat Berat
panaindustrial – PT Ratu Intan Mining (RIM) terus memperkuat operasional usahanya dengan mendatangkan puluhan unit alat berat baru untuk mendukung aktivitas pertambangan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Langkah ekspansi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas perusahaan, tetapi juga membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Perusahaan yang bergerak di sektor jasa alat berat dan pertambangan tersebut diketahui menambah sebanyak 26 unit alat berat baru dari sejumlah distributor resmi di Jakarta. Penambahan armada ini akan digunakan untuk mendukung aktivitas kerja di wilayah PT CMI Site Air Upas dan Site Sandai.
Langkah PT RIM ini dinilai menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan sektor industri pertambangan daerah, khususnya dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat sekitar.
Tambah 26 Unit Alat Berat Baru
Dalam pengembangan operasional terbarunya, PT RIM mendatangkan berbagai jenis alat berat dengan spesifikasi premium untuk mendukung pekerjaan lapangan. Beberapa unit yang didatangkan antara lain:
- 15 unit excavator CAT 320GX
- 5 unit bulldozer SEM 818F
- 5 unit soil compactor SEM 512
- 1 unit motor grader SEM 915F
Seluruh unit tersebut diperoleh melalui kerja sama dengan distributor resmi seperti PT Trakindo Utama dan PT Tri Swardana Utama. Manajemen perusahaan menyebut penambahan armada dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kerja sekaligus menjaga kualitas operasional di lapangan.
Fokus pada Produktivitas dan Efisiensi
Penambahan alat berat baru menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk menghadapi kebutuhan operasional yang terus meningkat.
Excavator CAT 320GX misalnya dikenal sebagai salah satu alat berat premium dengan teknologi modern, performa tinggi, serta efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Sementara itu:
- Bulldozer SEM 818F memiliki tenaga 188 HP
- Soil compactor SEM 512 menggunakan sistem pemadatan khusus
- Motor grader SEM 915F dirancang lebih hemat bahan bakar
Teknologi yang digunakan pada alat berat tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pekerjaan di area pertambangan maupun proyek pendukung lainnya. Selain soal produktivitas, penggunaan unit baru juga membantu perusahaan menekan potensi downtime operasional akibat kerusakan alat lama.
Komitmen Serap Tenaga Kerja Lokal

Salah satu hal yang paling mendapat perhatian adalah komitmen PT RIM dalam memberdayakan tenaga kerja lokal. Saat ini perusahaan diketahui memiliki sekitar 800 karyawan, dan sekitar 80 persen di antaranya merupakan masyarakat lokal Kabupaten Ketapang.
Kebijakan ini dianggap memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat sekitar, terutama dalam menciptakan lapangan kerja baru di tengah tingginya kebutuhan pekerjaan di daerah. Manajemen perusahaan menilai keberadaan industri pertambangan seharusnya tidak hanya fokus pada keuntungan bisnis, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.
Dengan bertambahnya unit operasional, kebutuhan tenaga kerja seperti Operator alat berat, Mekanik, Pengawas lapangan, Sopir angkutan, Teknisi dan Tenaga pendukung operasional. juga ikut meningkat.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Penyerapan tenaga kerja lokal memiliki efek domino terhadap ekonomi daerah. Ketika masyarakat memperoleh pekerjaan tetap, daya beli meningkat dan aktivitas ekonomi lokal ikut bergerak.
Sektor pertambangan memang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi utama di beberapa wilayah Kalimantan, termasuk Ketapang. Dengan hadirnya investasi alat berat baru dan perluasan aktivitas operasional, peluang usaha masyarakat sekitar juga berpotensi berkembang, mulai dari:
- Usaha makanan
- Transportasi lokal
- Penyedia jasa pendukung
- Kontraktor lokal
- Perdagangan kebutuhan harian
Karena itu, keberadaan perusahaan tambang sering kali memiliki pengaruh besar terhadap dinamika ekonomi daerah. Sebelumnya, PT RIM juga pernah melakukan penambahan besar alat berat pada 2024 dengan membeli 38 unit excavator Sunward untuk menunjang aktivitas produksi pertambangan.
Dalam pengadaan tersebut, perusahaan menyebut penambahan alat berat otomatis membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa ekspansi armada memang menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat eksistensi bisnis di sektor pertambangan dan jasa alat berat.
Industri Alat Berat Masih Tumbuh Positif
Langkah PT RIM juga sejalan dengan tren pertumbuhan industri alat berat nasional yang masih menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data industri, produksi alat berat dalam negeri sempat mencapai lebih dari 8.000 unit dalam setahun dan menjadi salah satu capaian tertinggi dalam sejarah industri manufaktur alat berat Indonesia.
Tingginya kebutuhan alat berat didorong oleh Aktivitas pertambangan, Proyek infrastruktur, Perkebunan dan Pengembangan kawasan industri. Kondisi tersebut membuat sektor alat berat tetap memiliki prospek yang cukup kuat dalam beberapa tahun terakhir.
Meski industri pertambangan masih berkembang, perusahaan tetap menghadapi sejumlah tantangan, seperti Fluktuasi harga komoditas, Biaya operasional tinggi, Persaingan bisnis, Regulasi lingkungan dan Kebutuhan tenaga kerja terampil.
Karena itu, investasi pada alat berat modern dan penguatan sumber daya manusia menjadi langkah penting agar operasional tetap kompetitif. Selain itu, perusahaan tambang juga dituntut menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.
Dengan semakin modernnya teknologi alat berat, kebutuhan tenaga kerja terampil juga meningkat. Operator alat berat saat ini tidak hanya dituntut mampu mengoperasikan unit, tetapi juga memahami Sistem keselamatan kerja, Efisiensi operasional, Perawatan alat dan Teknologi digital pada unit modern Karena itu, pelatihan dan peningkatan kualitas SDM lokal menjadi hal yang sangat penting agar masyarakat daerah bisa ikut bersaing di industri pertambangan modern.
Dampak Sosial bagi Masyarakat Sekitar
Penyerapan tenaga kerja lokal sering menjadi indikator penting dalam menilai kontribusi perusahaan terhadap daerah operasionalnya. Ketika masyarakat sekitar memperoleh akses pekerjaan Tingkat pengangguran bisa menurun, Pendapatan keluarga meningkat, Aktivitas ekonomi lokal bergerak dan Stabilitas sosial lebih terjaga.
Inilah alasan mengapa kebijakan perekrutan tenaga kerja lokal sering mendapat perhatian besar dari pemerintah daerah maupun masyarakat.
Penambahan puluhan alat berat oleh PT RIM menunjukkan upaya perusahaan untuk terus memperkuat kapasitas operasional di sektor pertambangan. Di sisi lain, komitmen menyerap hingga 80 persen tenaga kerja lokal menjadi langkah positif yang memberi dampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.
Ekspansi seperti ini bukan hanya soal peningkatan produksi, tetapi juga tentang bagaimana industri mampu tumbuh bersama masyarakat sekitar. Dengan dukungan teknologi alat berat modern dan pemberdayaan tenaga kerja lokal, PT RIM berupaya menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Referensi
- Suarapemredkalbar.com — “PT RIM Datangkan 26 Unit Alat Berat dan Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal”
https://www.suarapemredkalbar.com - Kompas Biz — “PT RIM Tambah Puluhan Alat Berat dan Serap Tenaga Kerja Lokal”
https://biz.kompas.com - Kompas Biz — “PT Ratu Intan Mining Beli 38 Unit Excavator Sunward”
https://biz.kompas.com - Suarapemredkalbar.com — “PT Ratu Intan Mining Beli 38 Unit Excavator”
https://www.suarapemredkalbar.com - Dunia Industri — “Produksi Alat Berat Lokal Tembus 8.066 Unit”
https://duniaindustri.com